Artikel

Rukun dan Wajib Haji – Umroh

Rukun dan wajib HajiBagi kaum muslimin yang telah diberi kemudahan dan mendapatkan panggilan untuk menunaikan rukun islam yang kelima yaitu menunaikan Ibadah haji ataupun jika hanya melaksanakan umroh. Agar ibadah kita mendapat pahala Mabrur dan sah menurut syariat serta mendapat ridho Allah SWT, maka kita perlu untuk mengetahui rukun dan wajibnya haji /umroh. Karena kesalahan dan ketidak pahaman kita akan hal ini bisa mengurangi nilai ibadah kita atau paling fatalnya adalalah ibadah itu tidak sah atau tertolak oleh Allah SWT.

Rukun Haji.

 Yang dimaksud rukun haji adalah kegiatan yang harus dilakukan dalam ibadah haji yang jika tidak dikerjakan hajinya tidak sah. Adapun rukun haji adalah sebagai berikut :

  1. Ihram, Yaitu mengenakan pakaian ihram dengan niat untuk haji atau umrah di Miqat Makani.
  2. Wukuf di Arafah, yaitu berdiam diri, zikir dan berdo’a di Arafah pada tanggal 9 Zulhijah.
  3. Tawaf Ifadah, Yaitu mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali, dilakukan sesudah melontar jumrah Aqabah pada tanggal 10 Zulhijah.
  4. Sa’i, yaitu berjalan atau berlari-lari kecil antara Shafa dan Marwah sebanyak 7 Kali, dilakukan sesudah Tawaf Ifadah.
  5. Tahallul, yaitu bercukur atau menggunting rambut sesudah selesai melaksanakan Sa’i.
  6. Tertib, yaitu mengerjakannya sesuai dengan urutannya serta tidak ada yang tertinggal.

Wajib Haji

Adalah rangkaian kegiatan yang harus dilakukan dalam ibadah haji sebagai pelengkap Rukun Haji, yang jika tidak dikerjakan harus membayar dam (denda). Yang termasuk wajib haji adalah ;

  1. Niat Ihram, untuk haji atau umrah dari Miqat Makani, dilakukan setelah berpakaian ihram
  2. Mabit (bermalam) di Muzdalifah pada tanggal 9 Zulhijah (dalam perjalanan dari Arafah ke Mina)
  3. Melontar Jumrah Aqabah tanggal 10 Zulhijah
  4. Mabit di Mina pada hari Tasyrik (tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijah).
  5. Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah pada hari Tasyrik (tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijah).
  6. Tawaf Wada’, Yaitu melakukan tawaf perpisahan sebelum meninggalkan kota Mekah.
  7. Meninggalkan perbuatan yang dilarang waktu ihram

 Rukun Umrah

  1. Ihram, Yaitu mengenakan pakaian ihram dengan niat untuk umrah di Miqat Makani.
  2. Tawaf Umrah, Yaitu mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali
  3. Sa’i, yaitu berjalan atau berlari-lari kecil antara Shafa dan Marwah sebanyak 7 Kali.
  4. Tahallul, yaitu bercukur atau menggunting rambut
  5. Tertib, yaitu mengerjakannya sesuai dengan urutannya serta tidak ada yang tertinggal.

Wajib Umrah

  1. Niat Ihram, untuk haji atau umrah dari Miqat Makani, dilakukan setelah berpakaian ihram
  2. Tidak berbuat yang diharamkan dalam berumrah

 Demikian sekilas tentang rukun dan wajib Haji dan Umroh,semoga kita semua diberi pahala haji Mabrur tanpa sedikit pun kendala dalam melaksanakan ibadah haji dan umroh. Amin

 

Baca juga Tulisan berikutnya : Penjelasan Tentang Haji Ifrad dan Tata  Cara Pelaksanaanya


No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Comment

 

— required *

— required *