Artikel

Foto-foto Raudhah dan Tips masuk ke Raudhah di Mesjid Nabawi

Video Suasana Raudhah di dalam mesjid Nabawi diatas semoga menggugah anda untuk mau beribadah di Sana.Karena sholat dan berdoa di dalamnya sangat dianjurkan karena keutamaannya.berikut penjelasan yang lebih detailnya.

Dibalik Megahnya  Masjid Nabawi, ada sebuah tempat yang memiliki keutamaan lebih. Tempat yang sangat mulia itu merupakan tempat Rasulullah SAW beribadah, memimpin sholat, menerima wahyu, teriring pula tentunya ibadah para sahabat nan sholeh. Jamaah haji atau umroh yang berada di Madinah, biasanya akan menyempatkan berdoa di tempat ini. Tempat ini tak pernah sepi, menjadi tempat yang paling afdhal untuk memanjatkan doa.  Nama lokasi itu, yuph, sesuai yang sudah sering kita dengar: Raudhah.

Secara bahasa, “Raudhah” berarti taman. Raudhah merupakan salah satu ruangan di Masjid Nabawi yang banyak dimasuki jamaah untuk memanjatkan doa. Ia terletak di antara kamar Nabi dan mimbar untuk berdakwah.  Luas Raudhah dari arah Timur ke Barat sepanjang 22 m dan dari Utara ke Selatan sepanjang 15 m

Di antara rumahku dan mimbarku terletak sebuah raudhah (taman) dari taman-taman surga. Mimbarku ada di atas telagaku (HR Abu Hurairah RA)

Para ahli hadits menafsirkan taman surga sebagai tempat Allah SWT menurunkan rahmat dan kebahagian-Nya karena dilakukan zikir serta pemujaan kepada Allah SWT.

Taman surga di sini bukan berarti sesuai deskripsi surga dalam AlQuran yang dijanjikan Allah sebagai balasan kebaikan di akhirat nanti. Tapi merupakan taman yang mulia, di mana beribadah di dalamnya menghadirkan rasa khusyu mendalam, tiap doa yang dipanjatkan di dalamnya sangat mudah diijabahi. Sebagaimana taman yang selalu memberi rasa tenang dan rasa segar, ketenangan dan kesegaran yang didapat di Raudhah ini pada level yang membuat kita tak banyak menunda untuk berkata, “ya, ini taman surga” Description: :)

Adapun penampakan dari Raudhah itu sebagai berikut ;

Kubah Hijau

Penampakan kalau dari luar, area Raudhah ditandai dengan kubah hijau. kubah perak sendiri merupakan penanda mihrab tempat imam. Untuk masuk Raudhah, pintu terdekat dari gate Babus Salam atau gate Jibril.

Gambar raudhah

Satu area di dalam masjid yang dinamakan Raudhah ini ditandai tiang-tiang putih dengan ornamen kaligrafi yang khas dan juga karpet warna hijau yang menutup lantainya. Warna karpet ini berbeda dengan warna karpet Masjid Nabawi yang semuanya berwarna merah.  Area raudhah ditandai dengan karpet hijau. Membentang dari rumah Rasulullah SAW (yang kini menjadi makam beliau) hingga ke mimbar. Sekitar 26 x 15 meter

karpet merah mesjid nabawi

 

Selain area raudhah (karpet hijau), semua area sholat masjid Nabawi berkarpet merah. Jadi selama yang kita injak masih karpet merah, ya belum sampai di Raudhah. Sabar mendapat giliran.

Lokasi ‘taman surga’ ini merupakan bagian dari shaf laki-laki, hanya terbuka untuk perempuan di jam tertentu, saat dhuha dan setelah shalat dhuhur. Bukan hal yang mudah untuk bisa memasuki Raudhah. Upaya lainnya adalah usahakan datang ke mesjid pada awal pintu mesjid dibuka. Dengan demikian mempunyai waktu cukup untuk melaksanakan salat Tahajud, salat Tasbih, dan salat Fajar serta melakukan zikir atau membaca Alquran.

Jamaah yang ingin memasuki Raudhah sangat padat selama 24 jam. Buat ikhwan hampir setiap saat bisa “berburu” Raudhah. sedangkan akhwat ada jam-jam tersendiri, biasanya pada waktu Dhuha (2 jam kalau ga salah), antara Dhuhur dan Ashar, serta di malam hari (jam 22, kembali kalau ga salah). Karena super padatnya jamaah, petugas membatasi kuota dengan kain putih tebal.

Ada tulisan warning berbahasa Arab, Inggris, Turki, dan yuph, Indonesia. “Jangan memaksakan diri dan menyakiti sesama pada saat memasuki Raudhah dengan saling mendorong dan berdesak-desakan. Tunggulah giliran dengan izin Allah, masih banyak waktu untuk Anda untuk memasuki Raudhah dan sholat di dalamnya”.

Tuh, peringatannya saja sudah ditulis dengan bahasa sehalus mungkin. Harusnya bisa menjadi perhatian dan catatan untuk kita.

Beribadah di Raudhah itu sunnah dengan keutamaan besar, tapi sekali lagi mengejar hal yang sunnah jangan membuat kita mengerjakan hal yang haram. Menganiaya/menyakiti sesama itu haram lho… Memaksakan diri di jam menjelang sholat juga bisa membuat Anda terjebak dalam shof MZ (kalau dalam bangunan, MZ = mezzanine, bagian pertengahan antara 2 lantai yang ga bisa disebut lantai). Shof MZ itu beuh, jelas sangat menganggu posisi sujud saudara kita yang berada pada shof yang benar.

Salah satu tips yang patut di ikuti adalah kalau emang tidak memungkinkan (jamaah yang akan masuk Raudhah lagi extremely crowded), sabar aja, duduk, tilawah dan berdoa, semoga di kesempatan berikutnya bisa masuk Raudhah.  

Jika sudah berhasil masuk setelah berjuang berdesak-desakan, jamaah memanfaatkan kesempatan berada di area ini untuk shalat dua rakaat, berdzikir, berdoa maupun membaca Alquran. Suara takbir, tahmid dan tahlil diiringi dengan shalawat kepada Rasulullah saw dan lirihnya doa bercampur jadi satu.

Jangan lupa, ketika berdo’a di sini (atau di manapun di Masjid Nabawi), janganlah sambil menghadap makam. Menghadaplah ke arah Kiblat. Sementara ketika di depan makam Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, tidaklah perlu mengusap2 jendela makam dan menciumnya, atau menempelkan dada dan perut, karena syariat Islam sama sekali tidak menuntunkan demikian.Ucapkan saja sebanyak mungkin shalawat pada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan sahabat serta keluarga

Dibutuhkan kesabaran yang tinggi di Raudhah, karena sudah biasa ketika shalat jamaah lain berdiri didepan kita sehingga tidak bisa ruku’ dan sujud. Duduk berdempetan, tetapi masih ada saja jamaah lain memaksakan diri untuk minta duduk. Kepala/bahu dilangkahi atau tertendang, tangan terinjak dan perlu hati-hati disaat sujud karena sangat berbahaya ketika lehernya terinjak jamaah lain.

Cara paling aman adalah bersama teman, shalat bergantian dan saling menjaga (dengan menjulurkan tangan) ketika sedang shalat. Kadang-kadang kita saksikan antar jamaah saling melotot dan emosi, disinilah kesabaran kita diuji, tidak selayaknya berantem disaat beribadah ditempat yang sangat mulia ini.

dinding makam RasulullahBatas makam manusia paling dirindukan di dunia, Rasulullah Muhammad SAW. Di dalam ruangan bekas rumah Rasulullah itu dimakamkan pula 2 sahabat terbaik, Abu Bakar Ash Shiddiq dan Umar bin Khattab. Ini menjadi batas kiri Raudhah

Mimbar rasulullah di raudhah

Mimbar yang digunakan untuk berkhutbah sejak zaman Rasulullah sampai sekarang. Menjadi batas kanan Raudhah

Mihrab mesjid Nabawi

Mihrab atau tempat imam yang digunakan pada zaman Rasulullah. Sekarang mihrab yang digunakan sudah lebih di depan karena perluasan masjid, sekitar 10 meter di depan mihrab terdahulu.

Itulah penampakan dari Raudhatul Jannah (taman surga) yang ada di dunia ini, tempat luar biasa indah untuk hati dan jiwa. Bismillah.. Semoga kita sama-sama bisa berbanyak ke sana ya..

Amiin ya rabbal ‘alamiin


5 Comments

  1. agus bowo leksono says:

    Selalu kangen tu’ sujud du rhaudah

  2. Latifsetiaji says:

    Pingin bgttt ke roudh doai agr bsa ke makkah Amin

Leave a Comment

 

— required *

— required *