Artikel

6 Bukit Termashur di Tanah Suci

Tanah suci Mekkah dan Madinah memiliki beberapa bukit yang turut menjadi bagian dari sejarah Islam bahkan ada yang menjadi bagian dari ibadah Umroh maupun haji yaitu bukit Marwah dan Safa.Biasanya jamaah ibadah haji akan ziarah ke beberapa bukit termashur di Tanah Suci .Berikut 6 Bukit yang termashur di Tanah Suci tersebut :

1.Bukit Marwah

Bukit Marwah saat ini berada dalam Masjidil Haram yang dijadikan tempat untuk mengakhiri Sa’i dalam rangkain ibadah haji dan termasuk tempat mustajab.

2. Bukit Shofa/Safa

Bukit Shofa pada saat ini berada di dalam Masjidil Haram yang dijadikan tempat untuk memulai Sa’i dalam ranmgkain ibadah haji dan termasuk tempat mustajab

3. Jabal Nur dan Gua Hira

Terletak disebelah utara Masjidil Haram kira-kira 6 km. Untuk mendaki ke atas memerlukan waktu kurang lebih 1 jam. Di puncaknya, agak menurun sedikit, terdapat sebuah gua yang cukup untuk duduk 4 orang. Tinggi didalamnya setinggi orang berdiri. Gua tersebut terkenal dengan Gua Hira. Jabar Nur dan Gua Hira mempunyai makna yang sangat penting dalam sejarah Islam, karena di gua inilah Nabi Muhammad SAW menerima wahyu yang pertama, yaitu Surat Al-Alaq ayat 1-5.

Sema di Mekkah, di sela-sela ibadah haji maka jamaah haji bisa merkunjung ke Jabar Nur ini.

4. Jabal Rahmah

Seluruh bukit yang terletak di sebelah sudut Padang Arafah. Sebuah riwayat menceritakan bahwa setelah Rasulullah SAW menyampaikan khutbah Wada’ di Masjid Namirah, barulah beliau melakukan Wukuf di kaki Jabal Rahmah yang merupakan bagian dari Padang Arafah dan disini pula tempat pertemuan antara Nabi Adam As dan isteri tercintanya Siti Hawa setelah berpisah selama 100 tahun.

Biasanya sebelum jamaah ibadah haji melaksanakan rukun haji, selalu berkunjung ke Jabal Rahmah.

5. Jabal Tsur

Terletak disebelah selatan Masjidil Haram sejauh kurang lebi 6 km. Jabal Tsur ini mempunyai nilai penting dalam sejarah Islam. Rasulullah SAW bersama-sama dengan Abu Bakar Ashiddiq pernah berlindung di gunung tersebut waktu hendak hijrah ke Madinah. Menurut riwayat, setelah Rasulullah SAW selamat dari kepungan orang kafir Quraisy dirumahnya, maka beliau dengan diam-diam menyinggahi sahabat Abu Bakar Ashiddiq.

Dari rumah Abu Bakar beliau bersama-sama dengan Abu Bakar lebih dahulu berlindung bersembunyi di Jabal Tsur kemudian menuju Madinah, sebagian orang-orang kafir Quraisy waktu mengejar Rasulullah SAW ada yang telah sampai Gua Tsur, mereka mendapatkan gua tersebut, tertutup dengan sarang laba-laba, dan nampang burung merpati yang sedang bertelur di sarangnya. Dengan melihat keadaan yang sedemikian itu, mereka berkesimpulan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak mungkin bersembunyi di gua tersebut.

Sewaktu orang-orang Quraisy di muka gua, bukan main cemas hati sahabat Abu Bakar Ashiddiq, kemudian turun wahyu Allah Surat At-Taubah ayat 40. Setelah orang kafir Quraisy pergi maka beberapa hari kemudian Abu Bakar Ashiddiq berangkat menuju Madinah dengan selamat. Di atas Jabal Tsur terdapat sebuah gua, jika ingin masuk ke dalam gua haru bertiarap dan setelah masuk hanya dapat duduk saja. Untuk mencapai gua Tsur ini memerlukan perjalanan mendaki selama kurang lebih 1,5 jam.

Bagi jamaah ibadah haji yang sudah lanjut atau kesehatannya tidak prima sebaiknya tidak nekat mengunjungi Jabal Tsur.

6.Jabal Uhud (Bukut Uhud)

Nama sebuah bukut terbesar di kota Madinah yang letaknya 5 km dari pusat kota Madinah, terletak di pinggir jalan Madinah-Makkah mulai tahun 1984 perjalanan jemaah ibadah haji Makkah ke Madinah atau dari Madinah ke Jeddah tidak melalui jalan jama tersebut, melainkan melalui jalan baru yang tidak melewati pinggir jabal Uhud.

Dilembah bukit ini pernah terjadi perang dahsyat antara kaum muslimin sebanyak 700 orang melawan kaum musyrikin Makkah sebanyak 3000 orang. Dalam pertempuran tersebut kaum muslimin gugur sampai 70 orang syuhada, antara lain Hamzah bin Abdul Muthalib paman Nabi Muhammad SAW.

(Sumber: haji kemenag go id)


No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Comment

 

— required *

— required *